Bayar Domain

Sunday, 2 February 2014

Membeli Software VS Menyewa Software VS Membangun Software



A.    buat lah sebuah komparasi (pro and cons) antara
1. beli software vs sewa software (hosting etc)
2. Beli software vs inhouse development
B. Andai anda seorang direktur IT yang mana pilihan ada dan jelaskan, apabila anda diminta untuk merubah sebuah core system pada perusahaan

1.      Pro dan Kontra antara membeli software dengan menyewa software
Dalam perusahaan  dalam menjalankan aktifitasnya tidak lepas dari adanya sebuah Software atau aplikasinya. Software ini digunakan untuk mempermudah dam membantu kegiatan yang berjalan dalam perusahaan sehingga akan menghasilkan hasil yang maksimal. Selain itu software berfungsi untuk kegiatan operasionalyang ada dalam perusahaan. Software yang dibutuhkan oleh perusahaan tidak bersifat gratis sehingga ada dua macam cara untuk mendapatkan software yaitu dengan cara membeli dan menyewa..
Cara ini mempunyai berbagai kelebihan maupun kekurangan sendiri- sendiri sehingga sebagian perusahaan kita harus pandai-pandai dalam memilih software, apakah kita akan membeli atau Cuma akan menyewanya.
Berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari membeli software.

Kelebihan membeli software :
1.      Kita mempunyai kuasa penuh akan software yang kita beli
2.      Kita bisa memodifikasi sesuai kebutuhan kita
3.      Perusahaan terdaftar dalam list pengguna software
Kekurangan membeli Software.
1.      Perusahaan harus mengeluarkan budget yang besar untuk membelinya
2.      Perusahaan harus mengeluarkan biaya maintenance sendiri
3.      Jika ada error maka  user sendiri yang harus memperbaikainya

Cara yang kedua untuk mendapatkan Software adalah dengan cara menyewa. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan dalam menyewa software.
Kelebihan Menyewa Software
1.      Harga lebih murah dibandingkan membeli software langsung
2.      Peursahaan bebas biaya maintenance karena yang melakukan maintenance langsung dari pihak yang menyewakan.
3.      Jika ada Error User tinggal lapor kepada pihak yang menyewakan untuk menangani errornya
Kekurangan Menyewa software
1.      Perusahaan tidak mempunyai lisensi adan software yang mereka gunakan
2.      User tdak bisa langsung melakukan perubahan karena software dimanage oleh pihak yang member sewa
3.      User tidak mempunyai kuasa penuh akan software yang sewa.
Dari uraian diatas tentunya kita bisa menyesuaikan perusahaan tempat kita bekerja harus membeli software ataupun  memyewa software agar nantinya masalah software bukan menjadi penghalang perusahaan agar bisa maju.
2.      Pro dan kontra . Beli software vs inhouse development
Banyak sekali Aplikasi yang diciptakn untuk membantu pekerjaan disuatu perusahaan. Diantara beberapaaplikasi yang da di perusahaan ada yang diperoleh dengan cara membeli tetapi ada juga yang dibuat sendiri oleh suatu perusahaan. Dari proses mendapatkan apalikasi tersebut terdapat kelebihan dan kelemahan masing –masing berikut ini adalah kelebihan dan kelemahan membeli dan membangun software

Meningkatnya kegiatan bisnis berdampak meningkat pula kesibukan kerja. Penambahan SDM, peningkatan kegiatan apalagi penambahan lokasi baru membutuhkan pengawasan yang baik. Untuk menjaga kecepatan kerja, automatisasi kegiatan terutama yang repetitif (berulang) menjadi penting. Penggunaan software/aplikasi/program komputer dalam lingkungan kegiatan usaha menjadi mutlak dilakukan.

Ketika kita memutuskan untuk membeli software, timbul persoalan. Kita dihadapkan kepada pilihan, membeli software sudah jadi atau membuat sendiri. Banyak cerita miring tentang kegagalan pembuatan software. Bahkan ada yang gagal beberapa kali ketika memesan software, software tidak pernah jadi. Sehingga untuk memutuskan perkara ini menjadi gampang-gampang susah.

Membeli Software :
Pada saat ini di seluruh dunia terdapat ratusan software paket untuk berbagai model dan skala bisnis yang berbeda. Software paket dikembangkan berdasarkan sistem standar dan menerapkan ‘best practices’ pada suatu model bisnis, sehingga sebagian software paket dapat diterapkan pada suatu perusahaan tanpa perlu adanya modifikasi.

Penjualan software paket memiliki karakteristik yang sama dengan penjualan barang-barang komoditas, dimana pelanggan mempertimbangkan beberapa produk sejenis dan memilih salah satu produk yang memiliki spesifikasi yang paling memenuhi kebutuhan Perusahaan.

Perhatikan bagaimana cara Anda memilih / membeli handphone, mobil, baju, sepatu dan lain-lain, Anda akan datang ke Pusat Perbelanjaan, mempelajari dan mempertimbangkan beberapa merk, kemudian memutuskan untuk membeli salah satu produk yang paling cocok dan paling dibutuhkan tanpa berharap untuk mendapatkan fitur baru dari fitur standar yang sudah ada, karena fitur yang ada sudah memenuhi seluruh kebutuhan Anda.

Kelebihan :
-          Software standar biasanya dijual dalam kondisi yang sudah teruji / matang dan stabil, karena manajemen pengembangan produk untuk produk massal biasanya memiliki mekanisme kontrol terhadap kualitas sangat tinggi dan pengembangan aplikasi terfokus pada suatu model bisnis tertentu.
-          Software standar biasanya sudah diimplementasikan / dipergunakan oleh banyak perusahaan sejenis lainnya sehingga semakin lama akan semakin solid dan bebas dari bugs. Biaya pembelian dan implementasi yang relatif jauh lebih murah dibandingkan dengan custom software.
-          Support & After Sales biasanya lebih baik, karena tim yang menguasai produk / paket standar biasanya lebih banyak dibandingkan dengan tim pada custom software. Sehingga untuk setiap permasalahan yang timbul selama penggunaan Aplikasi, seluruh anggota tim dapat membantu menyelesaikan permasalahan tersebut.
-          Implementasi lebih cepat,karena software siap digunakan
-          Harga relatif lebih murah
-          Jika software sudah banyak penggunanya, merupakan nilai tambah. karena biasanya bugs (kesalahan program) sudah berkurang
-          Jangkauan proses bisnis yang lebih luas, software didesain dapat digunakan di banyak perusahaan.
Kelemahan :
-          Perusahaan harus mengikuti proses bisnis yang terdapat pada Software Standar, karena software akan diimplementasikan apa adanya tanpa perubahan sedikitpun, kalaupun ada biasanya hanya terbatas pada pembuatan laporan, baik yang dibuat oleh pengembang aplikasi ataupun melalui modul custom report (pelanggan dapat membuat dan menambahkan laporan).
-          Belum tentu tersedia, software yang diinginkan tidak selalu ada di pasaran.
-          Tidak selalu cocok dengan kebutuhan, jika ada belum tentu cocok dengan sistim perusahaan anda.
-          Tidak selalu bisa dimodifikasi
-          Pengembangan software mengikuti perusahaan penyedia software
-          Harga biasanya dihitung per user/lisensi, jika penggunaan banyak akan menjadi mahal.
Membangun Software
Jika perusahaan membutuhkan aplikasi atau software yang sesuai dengan kebutuhan dan fungsional perusahaan maka mau tidak mau perusahaan harus membangun aplikasi sendiri.dengan membangun aplikasi sendiri semua funsionalitas yang dibutuhkan akan dimasukkkan sehingga aplikasi sesuia dengan kebutuhan perusahaan. Proses membangun aplikasi ini tdak berjalan serta merta bagus tetapi ada kelebihan dan kekurangannya. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan membangun software.

Kelebihan :
-          Semua kebutuhan bisnis perusahaan dapat dipenuhi dan benar – benar sesuai dengan keinginan manajemen.
-          Sesuai dengan keinginan, karena software dibuat berdasarkan pesanan.
-          Software dapat diubah/dimodifikasi, jika ada perubahan kebijakan atau perubahan sistem diperusahaan
-          Harga menjadi lebih murah jika pengguna banyak
Kelemahan :
-          Waktu yang lama dan biaya besar, berdasarkan pengembangan custom software yang telah dilakukan oleh jutaan perusahaan di seluruh dunia, terdapat tiga buah masalah klasik yang sampai saat ini masih sering terjadi, yaitu : keterlambatan penyelesaian proyek, membengkaknya biaya akibat keterlambatan tersebut dan juga kesulitan dalam menetapkan ‘deadline’ yang menyatakan bahwa proyek tersebut telah selesai. Faktor-faktor di atas juga mengakibatkan resiko kegagalan proyek pengembangan aplikasi yang bersifat spesifik menjadi sangat tinggi.
-           After Sales Support¸ pengembangan aplikasi yang bersifat kustom biasanya dilakukan oleh tim khusus yang telah berpengalaman atau memperoleh pengalaman selama pengembangan aplikasi. Artinya pemahaman sistem secara keseluruhan hanya dimiliki oleh beberapa orang, meskipun mereka telah membuat dokumentasi untuk setiap tahap pengembangan sistem. Hal ini akan beresiko terhadap support yang diberikan kepada Perusahaan dimasa mendatang, dimana : Tim pengembang sudah berubah atau berganti personel.
-          Versi program tidak dikembangkan lagi, sementara perusahaan pengembang memiliki program dengan sekian puluh atau sekian ratus versi : program versi perusahaan a, versi perusahaan b dan seterusnya. Sehingga setiap penanganan kesalahan atau update program berpotensi untuk memunculkan masalah baru lagi.
-          Tidak bisa langsung digunakan, membutuhkan waktu pengerjaan.
-          Harus memilih dan menguji sendiri pembuat sofware, kesulitan besar bagi yang tidak memiliki pengalaman
-          Harga relatif lebih mahal, untuk penggunaan skala kecil

A.    Andai anda seorang direktur IT yang mana pilihan ada dan jelaskan, apabila anda diminta untuk merubah sebuah core system pada perusahaan

Jika Saya seorang direktur IT maka Saya akan melakukan analisa terlebih dahulu mengenai kebutuhan perusahaan, jika perusahaan membutuhkan banyak fungsionalitas dan kompleksitas sotware maka saya akan memillih untuk  membangun software. Dengan membangun software maka Semua kebutuhan bisnis perusahaan dapat dipenuhi dan benar – benar sesuai dengan keinginan manajemen perusahaan . Sebelum kita membangun sebuah software maka kita akan akan melakukukan analisa kebutuhan apa saja yang perlu ada dalam software yang akan dibangun.selain itu kita juga bisa menambahkan fungsionalitas yang yang akan dipakai nantinya. Sebagaiman kita kita ketahui bahwa apabila kita membeli suatu softwarekita tidak adapt melakukan modifikasi terhadap software yang ada. Karena software mempunyai garansi dan lisensi , jadi apabila kita melakukan perunbahan dan modifikasi aplikasiapa lisensi yang ada dianggap tdak berlaku, selain itu apabila terjadi error pada saat modifikasi aplikasi maka user tdak akan bisa complain kepada pihak yang telah membuat software. Penambahan modul pada software tidak linier dengan tingkat kesulitannya, tetapi faktorial. Menambah 2 modul menjadi 4 tidak menjadikan tingkat kesulitan menjadi 4 (2+2) juga, tetapi 1x2x3x4 = 24 kesulitan. Software yang sudah jadi jika tidak didesain untuk bisa diubah, maka mengubahnya harus menulis ulang.


Ibarat membangun rumah jika desain hanya untuk 1 lantai, ketika kita ingin mengubahnya menjadi 2 lantai. Tidak serta merta bisa langsung menambahkan 1 lantai yang diinginkan, tetapi harus merubah pondasinya dahulu. Terkadang malah harus membuat bangunan dari awal dengan menghancurkan bangunan yang sudah ada..
Perencanaan awal yang matang ketika membuat software adalah hal mutlak, perubahan dibelakang hari akan menyebabkan mundurnya waktu penyelesaian dan bertambahnya biaya yang tidak sedikit. Apalagi kalau perubahan yang bersifat total, biaya yang dibutuhkan bisa sama dengan membuat software baru. Software bersifat  abstrak (tidak bisa dilihat) tetapi bisa dirasakan, sehingga banyak orang yang tidak menyadari persoalan ini.

Jadi jika memang suatu perusahaan mempunyai SDM yang mumpuni dan mempunyai kebutuhan kompleksitas dalam sebuah sisitem makasaya akan memilih untuk membangun software







Monday, 20 January 2014

E-Bisnis Pada Google Play Store

E-Bisnis Google

Demi mengikuti perkembanga dunia teknologi yang semakin pesat banyak sekali perusahaan yang berusahan membuat akan usahanya dapat dijalankan menggunakan internet. baik berupa promosi produk, review prosuk ataupun pemasaran produk. Tidak hanya perusahaan perusahan kecil saja yang tertarik dengan bisnis ini Tetapi perusahaan Besar seperti google pun tidak mau kalah. Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit sharing tentang E-Bisnis Google Play Store yang dijalankan oleh Google.
 

Google Play Store Merupakan salah satu E-bisnis yang dilakukan oleh Google. Sebenarnya banyak sekali e-bisnis yang dilakukan oleh google tapi kebanyakan dari e-bisnis yang mereka jalankan gagal dan bahkan sampai gulung tikar. Untuk sekang ini bisnis ini bisa dibilang sedang booming dikalangan para pengguna sistem operasi android, Untuk android mungkin nanti akan saya jelaskan dibawah, karena Androidlah yang membuat google play store ini ramai dikunjungi oleh berbagai macam orang mulai dari anak muda, ornag tua, pebisnis ataupun Gamers.Google play store merupakan salah satu E-bisnis yang dijalankan oleh google,layanan ini berisi konten digital milik Google yang melingkupi toko daring untuk produk-produk seperti musik/lagu, buku, aplikasi, permainan, ataupun pemutar media berbasis awan. Layanan ini dapat diakses baik melalui web, aplikasi android (Play Store), dan Google TV. Konten yang telah dibeli tersedia pada seluruh platform-platform di atas Google Play mulai dikenalkan pada bulan maret 2012 sebagai pengganti dari Android Market dan Layanan Musik Google.



Google Play Store, dibuat untuk mendukung OS Android yang dibuat sebelumnya oleh google,store ini menyediakan berbagai aplikasi-aplikasi mendukung system operasi Andoid. Di situs ini jutaan aplikasi bisa didownload oleh user yang menggunakan system operasi android. Mulai dari aplikasi yang gratis ataupu aplikasi yang berbayar.User hanya perlu mempunyai Account google untuk bisa menggunakan fasilitas aplikasi ini play store merupakan pengembangan  dari andoid market.android market hanya bertahan sampai OS Android versi 2.2 . dan ketika android mengeluarkan versi terbaru maka android market sendiri digantikan oleh play store. Play store bersifat open source sehingga memungkinkan pihak ketiga terlibat dalam mengembangkan aplikasi untuk perangkat Android. Pertama kali dibuka pada 22 Oktober 2008, saat ini, diperkirakan telah ada lebih dari 450.000 aplikasi di Android Market, dan pertumbuhan jumlah aplikasi ini terbilang sangat cepat. Pada November 2009, jumlah aplikasi di Android Market hanya sekitar 2.300 aplikasi. Maret 2010, Android Market telah memiliki 30.000 aplikasi. Sementara pada Agustus 2010, telah terdapat lebih dari 80.000 aplikasi di Android Market. Diprediksikan, pada akhir 201Sebenarnya ada banyak jenis e-business yang di buat oleh google tapi dari sekian banyak e-bussiness tersebut menurut saya yang paling banyak orang kenal adalah Google Play Store. Google Play Store, sebuah situs resmi buatan Google yang menjual aplikasi-aplikasi untuk produk operasi sistemnya yaitu Android. Di situs ini jutaan aplikasi Android dijual baik yang berbayar (paid) ataupun gratis (free). Pengguna yang memiliki akun Google bisa melakukan transaksi di situs ini. Jika di lihat dari sejarahnya, Google Play Store merupakan metamorfosa dari toko aplikasinya yang lama yaitu Android Market yang bersifat terbuka (open source) sehingga memungkinkan pihak ketiga terlibat dalam mengembangkan aplikasi untuk perangkat Android. Pertama kali dibuka pada 22 Oktober 2008, saat ini, diperkirakan telah ada lebih dari 450.000 aplikasi di Android Market, dan pertumbuhan jumlah aplikasi ini terbilang sangat cepat. Pada November 2009, jumlah aplikasi di Android Market hanya sekitar 2.300 aplikasi. Maret 2010, Android Market telah memiliki 30.000 aplikasi. Sementara pada Agustus 2010, telah terdapat lebih dari 80.000 aplikasi di Android Market. Diprediksikan, pada akhir 2010 aplikasi di Android Market akan berjumlah 150.000 aplikasi.


Dari puluhan ribu aplikasi tersebut, lebih dari setengahnya tidak berbayar. Menurut data yang dikeluarkan Distimo, sebuah firma app store analytic, pada Juni 2010, 57% aplikasi di Android Market adalah aplikasi tak berbayar. Tak heran bila dalam waktu kurang dari dua tahun sejak dibukanya Android Market, telah ada lebih dari 1 juta kali unduhan. Meski banyak aplikasi gratis, tidak berarti Android Market tidak mendatangkan keuntungan bagi para pengembang. Keuntungan tersebut datang dari pengiklan yang dapat menyisipkan iklannya dalam aplikasi. Bila pengguna aplikasi mengklik iklan tersebut, pengembang bisa mendapat keuntungan sekitar 0,01 – 0,05 USD Untuk aplikasi berbayar, Google menerapkan kebijakan pembagian keuntungan sebesar 70% untuk pengembang dan 30% untuk Google Market. 

Google Play memiliki filosofi pasar bebas, dimana tidak ada sensor atau kontrol yang berarti bagi aplikasi-aplikasi yang beredar. Penggunalah yang memberikan penilaian, dengan memberi rate (bintang 1-5) dan memberikan review atau komentar tentang aplikasi tersebut. Para pengguna tentu akan memilih aplikasi dengan bintang tertinggi, dan dengan mempertimbangkan pengalaman para pengguna lain yang memberikan komentar tentang aplikasi tersebut. Sistem ini membuat para pengembang aplikasi menjadi lebih responsif terhadap keinginan pengguna


2.    Apakah ada security/pengaman terhadap user/pengguna web tersebut ? bila ada sebutkan dan bila tidak jelaskan.

Yang saya ketahui ada 2 jenis pengamanan, diantaranya :

  • Mallware Scanner.
Merupakan aplikasi yng berfungsi untuk mendeteksi virus yang ada dalam sebuah aplikasi. Scaner ini memungkinkan Google memeriksa semua program yang telah di-download oleh pengguna. Yang kedua, ada semacam pemblokir aplikasi yang akan memberi tahu pengguna apabila mendeteksi aplikasi mencurigakan.
  • Pengamanan Sandi /Password.

Merupakan autentifikasi yang dilakukan oleh google apabila user akan melakukan pembelian aplikasi. Jadi hanya orng yang mempunyai username dan account itulah yang bisa melakukan pembelian dan transaksi. Karena setiap pembelian aplikasi maka tagihan akan ditujukan ke account kita.jadi sebisa mungkin kita harus merahasiakan usernamedan paswd yang kita miliki.

3.    Apakah yang menjadi Strength dari web tersebut dan Weakness nya
Strength dari web tersebut adalah :
* Kemudahan dalam mengakses dan mendownload aplikasi yang kita inginkan
* Terkoneksi langsung dengan akun Google kita
* Terintegrasi langsung dengan perangkat Android jadi satu akun bisa tetap kita gunakan walaupun kita menngganti perngkat kita
* Metode pembayaran menggunakan Google Wallet.
* Produk dikategorikan dengan rapi dan terorganisir.

Weakness :
* Hanya pengguna yang memiliki perangkat Android yang dapat bertransaksi.
*Masih adanya aplikasi yang mengandung Virus dan Malware, sehingga user harus pintar-pintar dalam memilih aplikasi karena aplikasi ini open source
* Rawan pembajakan aplikasi, untuk aplikasi yang berbayar kadang kala orng suka membuat crack agar user mendapatkan aplikasi dengan gratis tetapi mendapatkan fasilitas yang sama dengan yang berbayar
* Aplikasi Tergantung pada spesifikasi yang kita punya, banyak aplikasi yang tdak support karena device yang kita  punya spesifikasinya tidak sesuai dengan aplikasi yang ada.


Referensi :

1.   http://en.wikipedia.org/wiki/Google_Play
2.   http://blogging.co.id/kelebihan-dan-kekurangan-android
3.    http://id.gamesinasia.com/app-store-vs-google-play-ronde-1-fight/

Sunday, 12 January 2014

Persamaan Dan Perbedaan DSS, GDSS, EIS




Persamaan dan Perbedaan antara DSS , GDSS, EIS.
Persamaan :
Sama-sama menjalankan fungsi dalam pengambilan keputusan untuk melakukan setiap aktifitas yang ada pada suatu perusahaan

Perbedaan
No
DSS
GDSS
EIS
1
pengambil keputusan cakupannya hanya untuk level manajemen senior
Pengambilan keputusan untuk menunjang keputusan kelompok
pengambilan keputusan dalam cakupan yang lebih besar lagi hingga meliputi level executive pada perusahaan.
2
DSS (Decision Support System)  merupakan sistem yang dapat mendukung dalam pengambilan keputusan oleh pihak manajemen senior dalam melakukan aktifitas yang sedang berjalan,
EIS (Executive Information System)  sistem yang digunakan untuk memudahkan para executive dalam mengambil keputusan.

GDSS System Group Decision Support System adalah system berdasarkan komputer yang interaktif yang memudahkan pemecahan atas masalah tak terstruktur oleh beberapa (set) pembuat keputusan yang bekerja sama sebagai suatu kelompok
Sistem Informasi eksekutif (EIS) adalah satu jenis dari manajemen informasi sistem dimaksud untuk memudahkan dan mendukung keterangan dan pembuatan keputusan kebutuhan dari eksekutif senior dengan menyediakan kemudahan akses terhadap keduanya internal dan eksternal keterangan relevan untuk bertemu gol strategis dari organisasi. Ini biasanya dipertimbangkan sebagai satu bentuk dikhususkan dari satu sistem mendukung keputusan (DSS).
3
Sesuai dengan namanya DSS atau Sistem Penunjang Keputusan tujuan yang dicapai dari DSS adalah membantu manajer untuk membuat keputusan dalam memecahkan suatu masalah semi-terstruktur. Juga meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan manajer.
Definisi GDSS, bisa berlaku atau diterapkan ke berbagai situasi keputusan kelompok, yang meliputi panel review, task force meeting eksekutif/dewan, pekerja jarak jauh, dan sebagainya.
Aktifitas dasar yang terjadi di kelompok manapun dan yang memerlukan dukungan yang berdasarkan komputer adalah : pemanggilan informasi, pembagian informasi, dan
penggunaan informasi

Penekanan dari EIS berada di atas peraga grafis dan mudah untuk pergunakan interface pemakaian. Mereka menawarkan laporan kuat dan dril bawah kemampuan. Pada umumnya, EIS adalah perusahaan lebar DSS untuk menolong eksekutif tertinggi teliti, bandingkan, dan soroti kecenderungan pada penting variable sehingga bahwa mereka dapat memonitor kinerja dan mengidentifikasi kesempatan dan masalah. EIS dan penggudangan data teknologi sedang memusat pada pasar.
4






Tuesday, 3 September 2013

Jaringan Dengan Modem Tellabs (Serial) VS Modem DSLAM (Ethernet)


Secara garis besar jaringan dari Provider telekomunikasi dibedakan menjadi 2 macam. yaitu jaringan berbasiskan modem Serial dan modem DSLAM. Untuk modem serial sendiri saat ini sudah jarang sekali digunakan karena selain Harga perangkatnya yang relatif mahal selain itu  bandwith yang didapat max cuma 2MB. Modem jenis ini disebut dengan  modem Serial karena keluaran dari modem adalah berupa kabel serial. Biasanya modem Ini Gunakan untuk ListLine, DINA acces ( Pada Layanan Telkom). Penggunaan modem ini juga harus sepasang antara satu sisi ke sisi Lainnya. untuk pengetas jaringan juga dilakukan dengan cara Melakukan Bertest. Berikut ini adalh gambar dari modem Tellabs.

Modem DSLAM adalah modem yang saat ini paling banyak digunakann. selain harganya murah keluaran dari modem ini juga berupa Ethernet sehingga lebih gampang dari segi pemakaiannya. selain itu untuk pengkoneksian ke routernya sendiri juga gampang. karena kebanyakan perangkat router saat ini masukkannya berupa Ethernet. Dari segi BW juga modem ini support sampai 100MB. Pada provider telkom modem ini banyak digunakan untuk layanan VPN IP,ASTINET,METRO E,IP TRANSIT Dll. Berikut adalah contoh penampakan dari Modem DSLAM.

Ngomongin tentang Modem dan jaringan Kurang lengkap jika tidak membahas tentang bagaimana mengetahui apakah jaringan yang gunakan bermasalah atau tidak.
Berikut ini saya jelaskan cara menganalisa gangguan jaringan dengan melihat indikator lampu modem yang ada dilokasi kita. Dengan mengetahui cara menganalisa ini diharapkan kita tahu harus kemana untuk memyelesaikan masalahnya. apakah gangguan barasal dari perangkat kita ataupun gangguan berasal dari provider tempat kita menyewa jaringan. 

INTERFACE SERIAL 

Untuk interfece serial selalu menggunakan Modem Tellabs dengan Keluaran modem berupa kabel V35.
Berikut Untuk detail letak gangguan berdasarkan Nyala lampu dimodemnya.

Modem Tellabs STU:
- Lampu modem 103 sampai 109 hidup berarti normal.
- Lampu modem 103 dan 105 mati berarti ada permasalahan koneksi ke arah Router pelanggan, Koordinasikan dengan pelanggan untuk mengecek kabel Serial-V35 (Plug un plug) dan cek kondisi router (restart router, cek port router). Jika hsl Loop fisik V.35 di port Modem: OK, dan sdh coba ganti Serial-V.35 tp Lay msh NOK,maka indikasi Ggn ada di sisi Router.
- Lampu modem 104 dan 109 mati berarti gangguan jaringan lokal.
- Lmp mdm 105 dan 106 mati brarti cek koneksi yg msk ke Rout Cust(tdk ad komunikasi ke Rout) Kordinasikan dengan pelanggan untuk mengecek kabel Serial-V35 (Plug un plug),Jika ada spare V.35 bs di coba utk diganti trlebih dahulu, jk msh NOK mk cek kondisi Router
- Lampu modem 103 mati berarti ada permasalahan di router pelanggan. Kordinasikan dengan pelanggan untuk mengecek kabel interface Serial-V35 (Plug un plug), jk msh NOK cek kondisi Rout. (rstart Rout,cek port Rout),jk msh NOK indikasi ggn Rout Cust
- Lampu modem LA (Local Alarm) nyala dan 109 mati berarti gangguan jarlok.
- Lampu modem 104 mati, cek NMS apakah terkena Gangguan TID
- Lampu modem 142 nyala berarti sedang proses loop/bertest
============================================================================================
Modem Tellabs CTU-S:
- Lampu modem Line 1 ON, Line 2 OFF dan Power ON Jaringan Normal
- Lampu modem Line 1 OFF, Line 2 OFF, PMA Nyala Merah indikasi Jaringan Telkom Terganggu
- Lampu modem DMA Nyala Merah kondisi Loop / Bertest
============================================================================================


 INTERFACE ETHERNET 

Untuk layanan Ethernet Biasanya menggunakan Modem Zixel atai TPlink
Berikut indikasi modemuntukmengetahui kondisi jaringan bermasalah atau tidaknya

Modem DSLAM Merk Zyxel Prestige:
- Lampu modem DSL ON, PPP/ACT Blinking Jaringan Telkom Normal
- Lampu modem 10/100 LAN, Nyala Orange maka LAN Terkoneksi
- Lampu modem DSL dan PPP/ACT OFF Jaringan Telkom Gangguan
- Lampu modem DSL Blinking, Jaringan Telkom Intermitten / Kualitas Terdegradasi

Demikian Uraian yang bisa saya sampaikan. Semoga bisa menambah pengetahuan tentang jaringan  Tellab ataupun DSLAM
Terima kasih